Setiap Orang Bertanggung Jawab Atas Dirinya

Halo sobat.

Mungkin kita pernah membaca, atau mendengar orang mengucapkan ungkapan seperti ini: Orang tua makan buah mentah, tapi yang ngilu itu gigi anaknya.

Arti dari ungkapan itu adalah, bahwa anak menderita karena perbuatan orang tuanya.

Apakah benar demikian?

Rasanya ya, jika anak memang mencontoh perbuatan orang tuanya.

Namun, jika seorang anak tidak melakukan perbuatan yang dilakukan orang tuanya, maka akan menjadi lain lagi ceritanya.

Karena jika tidak demikian, maka apa perlunya orang hidup saleh?

Bagaimana jika orang tua hidup saleh sedangkan anaknya tidak? Apakah kesalehan orang tua akan ditransfer ke anaknya? Atau kebebalan anak akan ditransfer ke orang tuanya?

Sobat, kalau kita membaca Kitab Yehezkiel terutama pasal 18, maka kita akan ketahui, bahwa setiap orang itu bertanggung jawab atas dirinya sendiri.

Karena itu, sob, kita memiliki kesempatan untuk mengubah nasib kita di hadapan Hakim Yang Maha Adil.

Sumber gambar dari Yehezkiel, lukisan Michelangelo pada Langit-langit Kapel Sistine.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Tembok yang dikapur Putih-putih

Mengapa Rasul Paulus Mentahirkan Diri Ke Bait Allah?

Perbedaan Nasrani dengan Kristen